Assalamua’laikum Wr.Wb

Assalamu’alaikum wr.wb

Setiap hari dalam hidup kita hampir tidak bisa dilepaskan dari bercerita.

Saat kita pergi bekerja atau sekolah, pasti ada hal di luar sana yang akan menjadi topik kita untuk bercerita.

Baik itu tentang macetnya jalan, pengemudi yang ugal-ugalan, tingkah laku orang-orang yang kita temui dan banyak lagi.

Tujuan dari kita bercerita tidak lain agar orang lain dapat mendapat informasi sama dengan yang kita dapatkan dan merasakan pula apa yang kita rasakan pada saat melihat atau mengalami kejadian tersebut.

Dunia anak-anak yang penuh dengan imajinasi menjadi tempat yang sangat penting untuk menanamkan moral yang baik kepada mereka, salah satunya dengan bercerita.

Bercerita dapat kita lakukan dengan kata-kata langsung ataupun dengan melalui tulisan.

Bercerita melalui kata-kata atau lisan mempunyai kelebihan yaitu kita dapat menambahkan unsur mimik, gesture dan suara yang membuat pendengar (anak-anak) lebih merasakan emosi para tokoh dalam cerita tersebut sehingga pesan cerita lebih dapat tersampaikan.

Namun bercerita secara lisan ini memiliki kekurangan dimana untuk bercerita pencerita/pendongeng harus mampu berekspresi dengan baik melalui mimik, gesture dan suara. Jika ketiga hal ini tidak terpenuhi bisa jadi pendengar merasa bosan dan tidak mengerti jalan cerita yang diceritakan.

Misalnya ada tiga orang tokoh dalam cerita; kancil, harimau dan kelinci, pencerita tidak membedakan suara masing-masing tokoh maka pendengar akan merasa sulit menentukan siapa yang sedang berbicara.

Harimau sedang marah, namun pencerita tidak memperlihatkan mimik kemarahan dan gesture yang tepat, maka pendengar(anak-anak) akan sulit merasakan emosi tokoh tersebut.

Sedangkan bercerita melalui tulisan memiliki kelebihan yaitu pembaca dapat mengulangi membaca jalan cerita yang kurang dipahami, ada tenggang waktu untuk memahami kejadian demi kejadian yang terjadi tanpa harus tertinggal cerita dan dapat berhenti serta melanjutkan membaca cerita sekehedak pembaca.

Sedangkan kekurangannya adalah pembaca (anak-anak) lebih sulit merasakan emosi para tokoh melalui tulisan, tidak begitu jelas terbayang kepada mereka tingkah laku para tokoh dan perlu kosentrasi yang lebih untuk memahami isi cerita.

Blog ini merupakan blog cerita anak yang menampilkan cerita-cerita anak baik fiksi (dongeng) maupun nonfiksi karya saya sendiri dan tidak tertutup bagi pengunjung blog untuk ikut menampilkan karyanya di sini (dari pada tidak dimuat di koran atau majalah he…he…he…:) TANPA PROSES EDITING (edit sendiri ya di rumah sebelum dikirim….) yang terpenting cerita tidak memuat hal-hal yang menyinggung SARA.

Saya berharap karangan kita dapat menjadi hiburan, informasi, motivasi dan inspirasi bagi anak-anak agar mereka mengambil pelajaran untuk perkembangan masa depan mereka dan membuat mereka menjadi gemar membaca.

Untuk karangan yang dimuat belum ada honor yang dibayarkan sebagai kompensasi namun setidaknya karangan anda akan terbit dan dipublikasikan. (maaf ya…)

Kurang lebihnya saya mohon maaf. saran dan kritik membangun saya tunggu dari para pengunjung.

Jika ada pertanyaan atau posting karya untuk sementara melalui email saya : ajengdinar@rocketmail.com.

Terima kasih, wassalam

AJENG DINAR W.W

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s